UNIBI Dan IAI Wilayah Jawa Barat Gelar Diskusi Pemutakhiran Kurikulum OBE Untuk Penguatan Kompetensi Akuntansi Berstandar Nasional
02 Desember 2025
UNIBI Dan IAI Wilayah Jawa Barat Gelar Diskusi Pemutakhiran Kurikulum OBE Untuk Penguatan Kompetensi Akuntansi Berstandar Nasional
Bandung, 2 Desember 2025 — Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) menyelenggarakan kegiatan Pemutakhiran Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) sebagai tindak lanjut implementasi kerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam komitmen UNIBI untuk memastikan kurikulum selalu relevan dengan kebutuhan industri dan standar profesi akuntansi di tingkat nasional.
Diskusi berlangsung di Kampus 1 UNIBI dengan menghadirkan perwakilan IAI Wilayah Jawa Barat, Dr. Syafrizal Ikram, S.E., M.Si., Ak., CA., CACP., serta seluruh pimpinan dan tim akademik Program Studi Akuntansi UNIBI. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kurikulum berbasis capaian pembelajaran (CPL), sekaligus memastikan lulusan memiliki kompetensi profesional yang sesuai dengan perkembangan profesi dan regulasi terbaru.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Vika Aprianti, M.Pd., menyampaikan bahwa aktualisasi kurikulum menjadi keharusan mengingat dinamika profesi akuntansi yang kian berkembang. “Kolaborasi dengan IAI memastikan kurikulum kami tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga selaras dengan kebutuhan industri, profesi, dan standar nasional,” ujarnya.
Ketua Program Studi Akuntansi, Johannes Kristian S, S.E., M.Ak., Ak., CTA, menambahkan bahwa revisi kurikulum OBE ini mencakup penguatan kompetensi teknis, etika profesi, digitalisasi akuntansi, serta integrasi mata kuliah yang mendukung sertifikasi profesi. “Kami ingin lulusan UNIBI siap bersaing, adaptif, dan memiliki karakter profesional yang kuat,” jelasnya.
Perwakilan IAI Wilayah Jawa Barat, Dr. Syafrizal Ikram, memberikan apresiasi atas komitmen UNIBI dalam memperbarui kurikulum secara sistematis. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi untuk menjaga kualitas pendidikan akuntansi.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengelola Program Studi Akuntansi, termasuk koordinator kurikulum, penjaminan mutu, penelitian, kemahasiswaan, serta tim komunikasi publik dan pemasaran. Diskusi menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk penyelarasan kurikulum dengan standar OBE dan kebutuhan industri ke depan.
Melalui kegiatan ini, UNIBI menegaskan kembali posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada mutu pendidikan, kesiapan kerja lulusan, dan implementasi kurikulum berbasis dampak (impact-driven curriculum) untuk mendukung Tridharma Perguruan Tinggi.
#AccountingUNIBI #Accountingforimpact
